BANDUNG - Menyambut usia emasnya yang ke-80, Kodam III/Siliwangi mempersembahkan sebuah perayaan yang berbeda: pameran dan lelang lukisan bertajuk "Siliwangi untuk Indonesiaku". Acara istimewa ini tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi Kodam, tetapi juga wadah bagi apresiasi seni bernilai tinggi yang berujung pada aksi sosial.
Inti dari perayaan ini adalah puluhan mahakarya luar biasa dari Firdaus Alamhudi, satu-satunya maestro lukis bulu di dunia. Karyanya yang unik dan penuh makna akan dipamerkan dan dilelang, di mana seluruh hasil penjualannya didedikasikan sepenuhnya untuk kegiatan sosial.
Hal ini diungkapkan oleh Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, melalui Wakil Asisten Teritorial Kodam III/Siliwangi Letnan Kolonel Inf Tinton Amin Putra, dalam sebuah konferensi pers yang hangat di Ruang Siliwangi, Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Jumat (1/5/2026).
"Pameran lukisan karya tokoh masyarakat, Bapak Firdaus, ini akan diselenggarakan di Kodam III/Siliwangi. Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk berbagi, mengingat tujuan utamanya adalah aksi sosial. Kami mengundang para kolektor lukisan untuk hadir di tempat bersejarah ini, " ujar Letnan Kolonel Inf Tinton Amin Putra.
Dr. Faizal Hafied, S.H., M.H., penggagas acara, menjelaskan bahwa tema "Siliwangi untuk Indonesiaku" menggemakan semangat pengabdian yang mendalam untuk tanah air.
"Akan ada lukisan tokoh-tokoh besar seperti Jenderal Sudirman, Presiden Prabowo Subianto, Pangdam III/Siliwangi, hingga ikon kebanggaan Siliwangi, yakni Maung. Sesuai dengan nama acaranya, seluruh hasil lelang lukisan akan didonasikan untuk kegiatan sosial bagi masyarakat di wilayah Kodam III/Siliwangi, " tegas Faizal.
Bagi Firdaus Alamhudi, maestro yang telah mengukir jejak di berbagai pameran internasional, momen ini memiliki arti tersendiri. Meskipun telah menggelar lebih dari 140 pameran di berbagai kota besar di Indonesia hingga mancanegara seperti Amerika Serikat, Jepang, Iran, Singapura, dan Kamboja, pameran di Bandung ini menjadi yang pertama baginya.
"Insyaallah, saya akan memamerkan 57 lukisan, yang mayoritas merupakan lukisan bulu sebagai identitas karya saya. Temanya beragam, mulai dari tokoh nasional, perjuangan, alutsista TNI, kaligrafi, hingga lingkungan hidup. Karya ini semata-mata saya dedikasikan untuk HUT ke-80 Kodam III/Siliwangi, " ungkap pelukis otodidak yang penuh semangat ini.
Firdaus juga membagikan keunikan teknik melukisnya yang terbuat dari limbah bulu ayam yang diawetkan secara khusus sejak tahun 1975. Bulu-bulu tersebut kemudian diolah menjadi mosaik indah dan dilapisi resin, menghasilkan karya seni yang tidak hanya memukau tetapi juga tahan lama.
Ketua Panitia Pameran, Faris Ash Shiddieqy, mengumumkan bahwa acara ini akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada 25–26 Mei 2026. Hari pertama, 25 Mei, dikhususkan untuk undangan eksklusif para kolektor dan tokoh penting dari Jawa Barat dan Banten. Sementara itu, pada 26 Mei, pameran akan dibuka untuk umum, dengan fokus kegiatan di beberapa titik strategis Makodam, termasuk Ruang Siliwangi dan Ruang Sudirman.
Dengan perpaduan kekayaan seni dan kepedulian sosial, pameran dan lelang lukisan "Siliwangi untuk Indonesiaku" diharapkan tidak hanya menjadi perayaan yang meriah, tetapi juga memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat di wilayah Bumi Pasundan. (PERS)

Updates.